iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Selama ini, saat jam sibuk atau sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, masyarakat Tanjabtim kerap mengeluh aliran tegangan listrik yang turun. Sehingga pompa air, AC dan lemari es tidak dapat digunakan pada jam tersebut.

Namun mulai minggu ini, permasalahan itu tidak akan terjadi lagi. Pasalnya, Tanjabtim mendapatkan sebesar 30 Megawatt (MW) dari PLN.

Kadis ESDM Tanjabtim, Yan Rizal mengatakan, Gardu Induk (GI) yang terletak di Tanjung Batu Kecamatan Sabak Barat, tengah melakukan uji coba pasokan listrik yang diberikan PLN kepada GI di Tanjabtim sebesar 30 MW.

"Mati lampu yang terjadi untuk konektifitas, ada teknisi yang didatangkan dari Surabaya dalam rangka uji coba pasokan listrik," ujarnya.

Dikatakannya, minggu lalu pasokan listrik yang diberikan kepada Tanjabtim baru sekitar 50 hingga 60 persen. Namun saat ini seluruh pasokan listrik atau sebesar 30 MW telah tersalurkan ke Tanjabtim."Walaupun kebutuhan listrik bagi Tanjabtim, namun kami tetap akan menambah pasokan lagi setiap tahunnya," urai Yan Rizal.

Mengingat, Pemkab juga harus memikirkan pasokan listrik bagi pelabuhan Ujung Jabung. Memang untuk kebutuhan listrik bagi masyarakat sebesar 30 MW memang telah terpenuhi, namun untuk kebutuhan pelabuhan Ujung Jabung, dinilai masih kekurangan pasokan listrik.

"Dari 30 MW yang dihasilkan GI, selain kebutuhan masyarakat Tanjabtim, kami juga suplai ke Tanjabbar," pungkasnya.(yos)


Berita Terkait



add images