JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Menjelang pelaksanaan puncak haji, kondisi JCH asal Jambi masih bisa ditangani tim kesehatan kloter. Tetapi sebagian besar keluhan jamaah adalah batuk dan pilek, karena kondisi cuaca di tanah suci.
Alhamdulillah kondisi jamaah masih terkendali dan tidak ada yang dirujuk. Ganggungan kesehatan yang paling banyak radang saluran pernapasan (batuk), aku TKHI Kloter 18, Dr. Tris Bin Mardi saat dihubungi.
Selain karena batuk dan pilek, sebagian jamaah mengeluhkan kelelahan karena sebagian besar jamaah merupakan jamaah Lansia. Sehingga butuh penangan serius dari petugas kesehatan.
Kan sebagian besar jamaah kita katagori Risti. Jadi mereka ini memang menjadi perhatian kita dengan serius dan kita rutin melakukan visit ke kamar-kamar untuk memantau kondisi mereka, akunya.
Namun demikian, dirinya juga meminta jamaah Kloter 18 menjelang puncak haji menahan diri untuk tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram. Hal tersebut dilakukan agar kondisi jamaah bisa stabil menghadapi puncak haji.
Pokoknya kita terus menghimbau mereka untuk beribadah di sekitar pemondokan saja. Jangan sampai kelelahan, karena mereka ini sebagian Rist
