iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Lampu jalan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera di kota Kabupaten Sarolangun, dimatikan oleh pihak PLN. Ini merupakan dampak tunggakan listrik dari Pemkab Sarolangun. Namun, atas kebijakan pihak PLN ini, pihak Pemkab Sarolangun menyebutkankan jika PLN tidak berperasaan dan arogan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Sarolangun, Waldi. Kita memang ada tunggakan. Tapi pemadaman lampu jalan yang dilakukan PLN sungguh tidak berperasaan dan sangat arogan, kata Waldi.

BACA JUGA : Ini Dia Jumlah Tunggakan Listrik Pemkab Sarolangun yang Membuat PLN Mematikan Lampu Jalan

Seharusnya sebut Waldi, pihak PLN tak perlu melakukan pemadaman. Apa lagi terkait dengan tunggakan, Pemkab telah berjanji akan melunasinya. Apalagi pihaknya telah menyurati secara resmi pihak PLN menjelaskan sebab belum bisa dibayarnya tagihan PJU. Dan dalam surat tersebut juga disebutkan, bahwa tunggakan akan dilunasi setelah APBDP atau pada Oktober 2016.

Kita ini pemerintah, tidak mungkin kita tidak bayar, apa lagi PLN juga bagian dari pemerintah. Seharusnya mereka memikirkan mudarat dari matinya lampu tersebut, ungkapnya.

Box panel lampu PJU langsung disegel tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Memang tak ada menghargai pemerintah, tegasnya.

Sementara itu, Manejer PLN Rayon Sarolangun, Rudi, mengaku terpaksa mengambil kebijakan tersebut karena sudah intruksi dari pimpinan. Sehingga sesuai SOP, mereka melakukan pemadaman terhadap lampu jalan yang ada di Sarolangun. (dez)


Berita Terkait



add images