iklan Sutan Adil Hendra.
Sutan Adil Hendra.

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA- Perhatian Komisi X DPR RI terhadap perkembangan kepustakaan tanah air terlihat dalam kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (25/26) kemarin. Dimana kunjungan yang dimotori oleh pimpinan Komisi X Sutan Adil Hendra (SAH) tersebut bertujuan untuk meninjau pustaka daerah DIY sebagai salah satu perpustakaan daerah terbaik di tanah air.

"Kunjungan ini lebih pada untuk mengkomparasi kondisi perpustakaan tanah air dengan perpustakaan DIY khususnya dalam hal SDM pengelolaan dan koleksi buku," ujar SAH.

Karena SAH berkeyakinan perpustakaan menjadi elemen penting dalam meningkatkan mutu pendidikan termasuk menumbuh kembangkan kegemaran membaca di Indonesia.

 "Satu hal yang ingin kita ketahui adalah hubungan antara layanan perpustakaan serta kelengkapannya terhadap mutu pendidikan daerah tersebut, sejauh mana linieritasnya," jelasnya.

Jika hubungan itu positif maka komisi X akan merumuskan ini ke dalam program pendidikan nasional, termasuk merivitalisasi perpustakaan sebagai instrumen pendidikan di samping guru, murid, sarana prasarana dan kurikulum.

Di sini kita ingin melihat bagaimana kota budaya ini menjadi kota pelajar, kota pendidikan yang di tunjang keberadaan pustaka yang refresentatif," ungkapnya. 

Lalu SAH menambahkan di negara maju cara pandang masyarakat terhadap pustaka juga sudah sedemikian pentingnya, sementara kita hanya di pandang sebagai penunjang. "Singkatnya kita ingin perpustakaan menjadi pilar utama proses pendidikan nasional, di sinilah tempat untuk mengembangkan potensi pikir dan wawasan anak bangsa," pungkasnya.(dez)


Berita Terkait



add images