JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Sejumlah rumah warga di RT 17, Kelurahan Paal 5, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi terancam ambruk. Pasalnya, sejumlah rumah warga yang berda di dataran tinggi tersebut terus longsor.
Maryani, salah seorang ibu rumah tangga di RT 17 mengatakan, dirinya bersama warga lain sangat mengkhawatir kondisi rumahnya. Pasalnya, saat ini posisinya sudah berada dipinggir jurang yang kedalamnya lebih kurang 7 meter.
Setiap hujan deras malam hari, kami selalu mengintip dari jendela. Takut longsor, katanya.
Ia mengatakan, kejadian berawal kala adanya pengerukan tanah milik pribadi yang dilakukan pemilik tanah di lokasi. Ini kan tanah milik pribadi. Kemarin tanahnya dikeruk, diratakan oleh pemilik, jadinya rumah kami bertebing gini, katanya.
Ia mengungkapkan, dirinya bersama warga tidak mempermasalahkan pengerukan tanah milik pribadi tersebut. Ia hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk segera membangun turap agar rumah mereka tidak jatuh ke jurang.
Kami tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Kami hanya minta pemerintah ecepatnya bangun turab sebeum ada korban. Saat ini kami sudah berupaya buat saluran air, agar tidak ada air yang menggenang di tebing ini, ungkapnya.
Sementara itu, Soni, anggota Komisi III DPRD Kota Jambi mengatakan, bahwa pihaknya akan membantu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kita akan turun langsung ke lapangan, melihat kondisi tanah warga dan meminta pemilik tanah untuk menghentikan pengerukan, katanya. (hfz/mg1)
