iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Puluhan Guru honorer SD, SMP SMA di Yayasan Pertiwi Kota Jambi mengaku belum menerima gaji sejak januari 2016 lalu, setelah sekolah gratis yang diberlakukan oleh Pemkot Jambi untuk sekolah swasta.

Iswandi, salah satu guru  honor di SD Pertiwi mengatakan, sekitar 25 guru honorer yang ada hingga saat ini, baik pihak yayasan maupun Dinas Pendidikan Kota Jambi tidak memberikan keterangan yang jelas.

"Kita sudah lapor ke yayasan maupun Dinas Pendidikan,namun jawabannya belum jelas. Sampai sekarang kita belum terima gaji,"ujarnya saat ditemui.

Dijelaskannya, bahwa sebelumnya pada 2015, gaji honorer berasal dari dana bos, namun pada 2016, Pemkot berjanji akan membayar melalui APBD. Gaji setiap guru rata rata menurutnya sekiyar 1,8 juta perbulan.

"Kalau dari dana bos dulu selalu tepat waktu. Kalau sekarang, sejak januari kita belum terima,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Syaiful Huda, saat dikonfirmasi mengatakan, untuk membayar gaji ini masih dalam proses. Ia mengaku pihaknya lamban dalam menyikapi hal tersebut karena banyak kesebukan lain.pertama ini memang lambat. Insyallah kedepan tidak lagi,akunya.

Seharusnya, gaji tersebut di distrubusikan setiap triwulan. Namun karena keteldoran dinas pendidikan sehingga puluhan guru menjadi korban.

Teledor bangaet sih dak juga. Yang pentingkan uang gaji tersebut tidak hilang,pungkasnya.(hfz)


Berita Terkait



add images