JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) di Pesisir Selatan, Rabu (2/6) sekitar pukul 05.56 WIB, membuat panik pasien Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Padang dan sempat dievakuasi keluar gedung rumah sakit.
Riki (40), warga Kerinci yang berada di rumah sakit tersebut, mengaku saat terjadi gempa dia sempat panic. Melalui tangga darurat diirinya dibantu oleh perawat mengevakuasi orang tuanya yang sedang dirawat keluar ruangan.
Goyangan nya terasa kencang karena cermin rumah sakit terdengar bergetar, sontak saya minta tolong keperawat untuk minta bantuan mengevakuasi ibu saya keluar ruangan melalui tangga darurat, kata pria berkulit putih itu.
Hal senada juga diungkapkan oleh Angga (25), keluarga pasien, dia mengatakan ibunya dirawat di lantai dua. Saat terjadi gempa dia sedang di luar ruangan.
Saat itu saya mau keluar sebentar untuk minum kopi namun tiba-tiba terjadi gonjangan, saya langsung ke lantai dua menemui ibu saya dan menevakuasinya ke luar yang dibantu oleh para medis, ujarnya.
Selain itu, Dedi (25), keluarga pasien asal Kerinci Propinsi Jambi mengaku, saat itu dirinya sedang tidur, kemudian terasa gempa lalu dia mendorong tempat tidur bapaknya yang sedang dirawat keluar karena khwatir tertimpa reruntuhan.
Saat 10 menit saat kejadian melihat orang banyak berhamburan keluar akhirnya saya juga membawa bapak saya keluar karena takut kalau tertimpa reruntuhan, imbuhnya. (jpnn)
Sumber: jpg.news.room
