JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Hingga triwulan ke II tahun 2016, serapan anggaran Pemerintah Provinsi Jambi, baru mencapai Rp 986.146.825.990, atau sebesar 26,35 persen dari total belanja Rp3.742.023.057.866.
Ini diakui oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jambi Muslim Rizal melalui Kasubid Bidang Akuntansi dan Pelaporan, Sutarno. Realisasi itu per 24 Mei 2016, dari total rencana belanja Rp 3.742.023.057.866.
Itu sesuai laporan dari SKPD hingga siang ini, katanya, Selasa (24/5).
Rinciannya, belanjar operasi dari target Rp2.167.787.437.391, baru terserap Rp650.398.845.083 atau sebesar 30 persen. Sedangkan untuk belanja modal, dari total Rp 1.087.379.920.475 baru terealisasi 22,77 persen atau sebesar Rp247.587.185.548.
Belanja transfer baru terserap 18,27 persen atau Rp 88.010.795.359, dari target Rp 481.755.700.000, jelasnya.
Disinggung mengenai realisasi target pendapatan daerah, Sutarno mengatakan, per 24 Mei 2016 ini, baru terealisasi 37,84 persen, dari target Rp 3.440.045.472.618.
Tahun ini lumayan, hingga Mei ini sudah terealisasi hampir 37,84 persen. Kemungkinan target kita bisa tercapai, atau bisa diatas target, tegasnya. (fth)
