JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Drainase di Kota Jambi memang harus diperbaiki. Jika tidak banjir akan terus menghantui warga di Kota Jambi. Bahkan, dua jam diguyur hujan tadi sore (10/5) membuat sejumlah wilayah di Kota Jambi banjir.
Apalagi di Kelurahan Sulanjana. Lokasi itu merupakan wilayah titik banjir terparah di Kota Jambi. Hampir 90 persen wilayah Sulanjana tergenang air jika hujan deras melanda Kota Jambi.
Hujan satu jam saja di Sulanjana ini sudah banjir, kata Rahmad, Camat Jambi Timur.
Kata dia, titik rawan banjir lainnya juga terjadi di Kelurahan Budiman dan Kelurahan Rajawali. Hal ini diakibatkan oleh wilayah yang merupakan dataran rendah. Terjadinya sedimentasi drainase akibat penumpukkan material pasir dan sampah serta curah hujan yang tinggi menyebabkan aliran air tak lagi tertampung di drainase sehingga meluap hingga ke pemukiman warga.
Saat ini kondisi drainase sudah banyak yang mengalami penumpukkan sampah, katanya.
Banjir dadakan tersebut diakuinya sangat meresahkan warga. Terlebih lagi kondisi ini sudah lama diderita oleh warga. Drainase itu merupakan proyek Pemerintah Provinsi dan Pusat, pihaknya hanya bisa mengirimkan surat meminta dilakukan pengerukan drainase.
Kita sudah surati Balai Wilayah Sungai, direncanakan tahun 2016 ini dilakukan pengerukkan, lanjutnya. (azz)
