iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Bantuan pupuk bersubsidi untuk petani yang sawahnya berada di aliran irigasi di Kecamatan Danau Kerinci dan Setinjau Laut, diduga bermasalah. Pasalnya sejumlah petani masih ada yang belum menerima bantuan pupuk tersebut.

Salah seorang petani di Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, mengaku sudah mendatangi rumah ketua kelompok tani untuk meminta jatah pupuk. Namun tetap tidak kebagian.

"Kami sudah datang ke rumah, tapi tidak diberikan. Padahal sawah Saya di dekat irigasi juga," kata salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya kepada jambiupdate.co, Selasa (16/2).

Petani menduga pupuk tidak cukup untuk didistribusikan, karena sebagian sudah dijual ke pihak lain. Karena itu, pihaknya tetap menuntut pupuk bersubsidi alokasi 2015 itu dibagi rata ke semua petani.

"Orang yang diberi pupuk dipilih-pilih, selebihnya dijual," ucapnya.

Sementara itu, Danramil Danau Kerinci, Kapten Nasrun, mengakui bantuan pupuk subsidi di Kecamatan Danau Kerinci bermasalah. Kata Dia, daerah yang bermasalah seperti Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Talang Kemulung. 

 "Kedepannya tidak boleh lagi keluarga pengurus kelompok tani yang dapat," katanya.

Danramil menegaskan bila memang ada petani yang belum menerima, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan di lapangan. (dik)


Berita Terkait



add images