iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO Ulah Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, membuat sebagian masyarakat setempat resah. Pasalnya, SAD yang bermukim di sekitaran daerah tersebut sangat bebas membawa senjata api berjenis kecepek. Hal ini tentu saja rawan memicu terjadinya bentrok antar warga dan pihak SAD. 

Anggota DPRD Bungo asal Limbur Lubuk Mengkuang, Darmawan, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Disebutkannya, warga Limbur Lubuk Mengkuang, sudah sangat resah dengan ulah warga SAD di daerah mereka. Pasalnya, SAD dengan bebasnya menenteng senjata api rakitan jenis kecepek ketika berada di perkampungan penduduk. 

"Kejadian ini sudah berlangsung beberapa waktu terakhir, sehingga membuat warga menjadi takut terjadi kesalahpahaman dengan SAD. Sebab mereka sangat bebas membawa senjata api. Pergi nonton organ tunggal saja bawa kecepek. Inikan sangat mengerikan kalau terjadi apa-apa dengan warga, kata Darmawan salah satu anggota dewan saat dikonfirmasi.

Lebih parah lagi, seorang SAD bisa memiliki tiga buah senjata api rakitan. Tentunya kondisi ini sudah sangat menghawatirkan. 


Oleh sebab itu, dirinya berharap, agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bertindak cepat menggambil kebijakan sebelum terjadi bentrok yang kemungkinan besar akan memakan korban jiwa. (hnd)

 


Berita Terkait



add images