JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Pasca Banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Merangin, Kamis (28/1) lalu, menyebabkan rusaknya sejumlah infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin mencatat kerugian akibat banjir dan longsor tersebut mencapai Rp 52 Miliar.
"Total kerugian akibat banjir bandang dan lonsor jumlah yotal infrastruktur mencapai Rp 29 Miliar bidang Bina Marga dan 23 Miliar Bidang SDA. Itu kerugian yang diakibatkan banjir dan longsor," ungkap Arif kepala Dinas PU Merangin, Senin (1/2)
Untuk kerusakan dibidang Bina Marga, dikatakan Arif, jika diperbaiki seperti sedia kala dibutuhkan dana Rp 84 Miliar. "Itu berdasarkan hitungan teknis yang kita lakukan. Jika kerusakan infarstruktur akibat bencana kemarin diperbaiki butuh dana Rp 84 M," tuturnya
Namun pihaknya mengaku bersama bupati merangin Al haris dalam waktu dekat akan segera melaporkan kerugiam tersebut kepada dirjen binamarga pusat.
" ya, dalam beberpa hari kedepan kita bersama bupati akan melaporkan kerugian tersebut kepada dirjen binamarga pusat," tugasnya
Di tambahkan arif, kerugian pasca banjir dan lonsor tersebut di agendakan mulai di kerjakan dalam bulan februari ini.
" ya, kalaupun tidak ada rintangan pengerjaan infra struktur dan yang lainnya akan di kerjakan dalam februari ini,"tambahnya.(amn)
