JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Dana pembangunan jalan di Kabupaten Kerinci di 2016 ini turun dari tahun sebelumnya. Dampak dari hal itu, tahun ini banyak jalan yang tidak bisa ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kerinci.
Jumlah Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2016 untuk Bidang Bina Marga turun menjadi Rp31 Miliar. Padahal tahun lalu DAU untuk Bina Marga sebesar Rp35 M. Pada tahun 2015 DAU kita Rp 35 M, tapi sekarang turun menjadi Rp 31 M," ungkap Kabid Bina Marga, Dinas PU Kabupaten Kerinci, Asril.
Namun, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Bina Marga tahun 2016 naik menjadi Rp 40 M. "Tahun lalu hanya Rp13 M, sekarang naik menjadi Rp 40 M," ucapnya.
Disebutkannya, jika dilihat dari anggaran yang dialokasikan di APBD 2016, banyak jalan yang tidak bisa ditangani di Kerinci. "Dengan jumlah anggaran yang ada, dari 16 Kecamatan, per Kecamatan paling-paling kurang dari 2 kilometer jalan yang bisa dibangun," katanya.
Dengan dana Rp 31 M itu hanya sekitar 16 Km yang bisa dibangun tahun 2016 ini. "Jumlah jalan yang kita miliki sekitar 933 Km, tapi dengan anggaran itu kita hanya sanggup membangun hanya 16 Km," sebutnya.
Sementara jalan yang akan dibangun dari DAK yang bersumber dari APBN adalah jalan Simpang Hiang Desa Angkasapura hingga ke Desa Betung Kuning, Kecamatan Sitinjau Laut. "Tahun ini jalan dari Simpang Hiang sampai Betung Kuning akan dibangun dengan anggaran Rp 3,7 M. Tapi panjang hanya sekitar 1 Km, karena jalannya besar dan aspalnya 2 lapis," ucapnya. (dik)
