JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Kepala UPTB Damkar Sungaipenuh, Junaldi, mengatakan, saat ini peralatan Damkar Sungaipenuh sudah tidak layak pakai. Pada saat kebakaran hutan dan kebakaran rumah tahun 2015 lalu pihaknya tidak bisa menggunakan peralatan Damkar dengan maksimal.
"Kami berharap peralatan ini dipenuhi Pemkot Sungaipenuh," ujarnya.
Peralatan itu seperti selang yang sudah tidak layak, karena sering putus dan bocor. "Tahun 2015 waktu putus kami klip selangnya sesuai anggaran. Tapi tahun 2016 ini kami tidak bisa jamin kalau terjadi kebakaran full bisa optimal kalau peralatan seperti ini. Selain itu tempat tidur anggota Damkar juga tidak layak lagi. "Kami sudah ajukan semuanya ke DPRD," ujarnya.
Tidak hanya itu, UPTB Damkar Sungaipenuh juga mengajukan kendaraan pemadaman kebakaran sebanyak dua unit, yang kapasitas 10 ribu liter dan mobil tangga yang dapat menjangkau pemukiman yang padat dan gang yang sempit.
"Kalau mobil tangga ini pakai sistem remot kontrol, air disuplai dengan kapasitas 3 ribu liter, itu dari atas tangga bisa ditembak, sehingga tidak menyulitkan dalam pemadaman api. Selama ini kita bergantung pada mobil pemadam Kabupaten Kerinci," jelasnya seraya berharap tim TAPD dan.DPRD Sungaipenuh dapat menyetujui usulan UPTD Damkar Sungaipenuh. (dik)
