JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Kabag Kesra Setda Sarolangun, H Juddin, mengungkapkan, gaji pegawai sara dan guru ngaji di Sarolangun sangat minim. Untuk itu tahun ini gaji bagi 1266 pegawai sara dan 1000 guru ngaji ini akan dibayar melalui Alokasi Dana Desa (ADD).
"Besar gaji pegawai sara saat ini yakni Rp 100 ribu per bulan, sedangkan untuk guru ngaji digaji sebesar Rp75 ribu per bulan," ungkapnya.
Untuk guru ngaji warga Suku Anak Dalam (SAD), kataya, sedikit berbeda karena Mereka memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan guru ngaji yang biasanya. "Kalau untuk gaji bagi warga SAD yang berjumlah empat orang sebesar Rp150 ribu per bulan,"ungkapnya.
Terpisah Kades Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, Husin, mengaku tak mempersoalkan dilimpahkannya pembayaran gaji pagawai sara dan guru ngaji melalui ADD. Kami tidak masalah selagi dananya masih ada," kata Husin.
Disinggung rencana untuk menaikan gaji pagawai sara dan guri ngaji. Husin mengatakan, masih melihat anggaran yang ada. "Tentu kami ingin mereka bisa lebih baik. Tapi untuk menaikan kita lihat dulu kedepannya. Dan kami juga ingin melihat kinerja mereka terlebih dahulu," tukasnya. (dez)
