JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Puluhan mahasiswa beserta beberapa orang dosen Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi (STIA), Kamis (15/10), melakukan unjuk rasa kepada pihak yayasan dan pihak kampus terkait diangkatnya kembali Burhanuddin sebagai ketua STIA.
Dalam orasinya Azhari Kordinator Lapangan menyampaikan beberapa tuntutan mahasiswa, salah satunya adalah yayasan Setih Setio dianggap telah melakukan pembiaran terhadap ketidak absahan pengangkatan dan pelantikan ketua SETIA periode 2015-2019.
Dikatakannya, berdasarkan SK Dirjen 2705/D-T/1998 tentang pengangkatan ketua yang harus melalui rapat senat, juga tentang syarat menjadi ketua/rektor bagi PTS tidak boleh lebih dari dua periode berturut-turut.
"Pengangkatan ketua tersebut harus melalui rapat senat, sementara terpilihnya kembali Burhanuddin tanpa adanya rapat senat, namun pihak yayasan hanya mendatangi beberapa anggota senat dan menyuruh menandatangani surat persetujuan," Ucapnya lagi.
Para mahasiswa menuntut Burhanuddin untuk mundur dari jabatannya, selain itu mahasiswa juga menuntut Ketua BEM untuk mundur karena dianggap tidak bisa memperjuangkan aspirasi mahasiswa, dan hanya menjadi bonekanya Burhanuddin.(hnd)
