JAMBIUPDATE.COM, KERINCI Meski Kabupaten Kerinci merupakan salah satu daerah penghasil beras, namun Kerinci masih memasok beras dari luar Kerinci. Ini diakui Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci, H Juanda.
Kata Dia, walaupun demikian, jumlah beras yang didatangkan dari luar itu tidak terlalu banyak. Penyebabnya karena pedagang masih enggan untuk menjual beras ke Bulog.
Sehingga terpaksa didatangkan beras dari luar Kerinci, salah satunya dari Sumbar, katanya.
Dikatakannya, sebenarnya untuk ketersediaan beras di Kabupaten Kerinci mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kalau dilihat luas lahan pertanian padi di Kerinci bisa mencukupi pasokan beras di Kerinci," sebutnya.
Dia menyayangkan sejauh ini belum ada sanksi yang bisa diterapkan terhadap pedagang yang menjual beras ke luar Kerinci, sehingga membuat pedagang leluasa untuk menjualnya.
"Seharusnya ada sanksi bagi pedagang yang menjual beras keluar, kalau tidak seperti itu, maka sulit untuk mencukupi kebutuhan beras di Kerinci," sebutnya. (dik)
