iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK Terjadi kebakaran lahan sawit milik warga di Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai. Namun, pihak Dishut Tanjab Timur yang mengetahui hal itu tidak melakukan aksi alias pemadaman.

Hal ini terungkap saat pertemuan dengan bupati, wabup, sekda, dinas terkait dan para camat dalam rapat penanggulangan bencana kebakaran kemarin. Adil P Aritonang selaku Kadishutbun Tanjabtim, juga mengakui hal itu.

"Penyebab kami tidak melakukan aksi pemadaman di Desa Rantau Karya, karena tidak adanya air yang berada disekitar lokasi kebakaran," terangnya, Kamis (2/7).

Padahal keberadaan air ini sangat diperlukan untuk pemadaman api. Namun masuknya musim kemarau, mengakibatkan air yang berada dikanal-kanal lokasi kebakaran menjadi kering.

"Selain air, kesulitan memasukan alat-alat damkar dilokasi kebakaran, menjadi alasan lain kami tidak turun," paparnya.

Dikatakannya, hanya Tuhan yang bisa memadamkan kebakaran lahan di Desa Rantau Karya, melalui hujan yang diturunkan. Bila hanya mengandalkan tenaga manusia, maka kebakaran tidak akan pernah padam.

"Apalagi lahan yang terbakar berada dipelosok-pelosok yang tidak terjangkau oleh kami," jelasnya.

(yos)

 

Berita Terkait



add images