JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Warga Kabupaten Batanghari mengeluhkan kinerja PLN rayon Muarabulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pasalnya, hampir setiap hari Sabtu dan Minggu, aliran listrik diwilayah Batanghari sering mati. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah peralatan elektronik warga seperti komputer, televisi, AC, kulkas dan kipas angin terancam rusak.
"Selama hari Sabtu kemarinsaja, udah hampir 10 kali lebih lampu hidup mati, bahkan dalam waktu yang lama. kalau begini terus bisa rusak peralatan elektronik kita," Ujar Romi warga RT 05, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muarabulian.
Apa lagi kemarin lampu hidup mati didalam bulan ramdhan, sehingga warga yang mau menyiapkan masakan untuk berbuka dan sahur jadi terhambat," tambahnya.
Hal yang sama dikeluhkan Heriyanto, warga Mersam, Kecamatan Mersam, sudah sejak lama warga Batanghari mengeluhkan pelayanan PLN rayon Muarabulian, apalagi di bawah kepemimpinan Arlin Sihombing. Parahnya, tidak ada pemberitahuan terkait pemadaman yang dilakukan pihak PLN tersebut.
"Hampir setiap sabtu, dak tentu pagi, malam, lampu mati hidup kayak gini, sepertinya pihak PLN ini tak perduli dengan keluhan warga," tambah Heriyanto.
Bahkan semakin kesalnya warga akibat lampu yang sering mati tersebut, warga mengancam akan mendatangi kantor PLN. Bukan hanya itu saja, kata-kata kasarpun melalui status media sosial seperti Blacberry dan facebook dilontarkan warga. "PLN ba*******n, lampu mati terus," ujar Netizen dalam status BBM.
"Dasar PLN dak jelas, lampu mati bae terus gawenyo," kata Netizen lagi.
(adi)
