iklan Bupati Kabupaten Kerinci H. Adirozal
Bupati Kabupaten Kerinci H. Adirozal

JAMBIUPDATE.COM, KERINCI - Bupati Kerinci, H Adirozal mewarning para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan baik dan cepat. Pasalnya, sampai saat ini serapan anggaran di Kabupaten Kerinci masih rendah.

Dari APBD Kerinci tahun 2015 sebesar Rp 975.909.911.399, serapan anggaran baru 13 persen. Seharusnya hingga Juni serapan anggaran minimal 40 persen.

Terkait hal itu Bupati meminta agar pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi, penyusunan Tupoksi kerja dilingkup Kerja agar segera bekerja. Serapan anggaran kita rendah, kita harus berpacu dengan tugas kedepan yang semakin berat,ujarnya.

Disebutkannya, tidak ada alasan lagi serapan anggaran rendah, karena tidak jabatan Kasi atau Kabid kosong, karena semua jabatan sudah diisi. Semua jabatan sudah diisi semua, kalau tidak kerja cepat kita akan evaluasi. Kita bias ganti pejabat setiap saat, pejabat yang parkir saat ini ada kemungkinan kembali menjabat, tegasnya.

Tahun 2016 mendatang kata Adirozal, seleksi pejabat tidak dilakukan Baperjakat lagi, namun oleh Panitia Pelaksana (Pansel) dari Perguruan Tinggi, Pemerintah Pusat dan lainnya. Dengan system baru ini persaingan untuk mendapatkan jabatan semakin ketat, karena tidak hanya sesama PNS di Kerinci saja yang bersaing, namun semua PNS di Provinsi Jambi berhak mengikuti seleksi.

Dalam kawasan di Provinsi Jambi bisa ikuti seleksi, ujarnya. Untuk jabatan tertentu malah bias dikuti oleh akedimisi dari Perguruan Tinggi dan PNS diluar Provinsi Jambi.
Disisi lain, Bupati menyebut saat ini struktur organisasi Pemkab Kerinci sangat gemuk. Akibatnya, APBD Kerinci yang terserap untuk belanja tidak langsung, termasuk belanja pegawai lebih besar dari belanja pembangunan. Kedepan kita harus rampingkan organisasi agar biaya pembangunan jauh lebih besar dari belanja pegawai, ujarnya.

(dik)

 

 


Berita Terkait



add images