iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARATEBO - Pengawasan dan pemantauan Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Tebo, sangat kurang. Ironisnya lagi, sampai saat ini Tebo tidak memiliki data valid jumlah WNA. Kita tahu, Kabupaten Tebo banyak perusahaan maupun NGO yang disinyalir mengunakan tenaga kerja WNA.

"Dari Sosnakertrans hanya ada 2 tenaga kerja WNA yang bekerja di Tebo. Sementara dari ESDM dan Dinas Perkebunan tidak ada sama sekali," ujar Taufiq, moderator rapat kordinasi pemantauan orang asing dan organisasi masyarakat asing Kabupaten Tebo, di Aula Kantor Kesbangpol Linmas Tebo, Rabu (17/6).

Untuk menvalidasikan data jumlah WNA, dalam rapat tersebut disetujui keterlibatan semua pihak, terutama instansi yang bersangkutan.

"Jika itu berhubungan dengan tenaga kerja akan kita lakukan kordinasi dengan Sosnakertrans, begitu juga jika itu berhubungan dengan edukasi pertambangan maupun perkebunan. Semua akan kita koordinasikan dengan pihak yang terkait," katanya.

Taufiq berharap, dengan diperketatnya pengawasan terhadap WNA dan lembaga masyarakat asing, bisa memberikan kontribusi yang positif bagi Kabupaten Tebo.

"Yang jelas kita bisa memiliki data valid tentang keberadaan WNA maupun lembaga masyarakat asing di Tebo," tukasnya.(bjg)


Berita Terkait



add images