JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL - Walaupun sudah melalui Proses kedua dalam pengerjaan Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) di Desa Terjun jaya Kecamatan Betara, namun hingga kini gedung yang mengunakan anggaran APBD dari Tahun 2013-2014 belum dioprasikan.
Menurut M Raharjo, staf Bidang darat, penguji kendaraan bermotor DLLAJ Tanjabbar, belum dioprasikanya gedung yang menelan ratusan juta tersebut dikerenakan belum selesainya pekerjaan pembangunan.
Diantaranya, pembangunan fasilitas umum seperti Jalan dan lahan parkir kendaraan. Selain itu, belum lengkapnya fasilitas pendukung (KIR) yang digunakan juga menjadi alasan belum dioprasikanya gedung tersebut.
"Saat ini masih dalam tahap finishing. Ada sebagian bangunan yang kurang. Dan yang jelas alat-alat pendukung uji Kir juga masih kurang. jadi gedung belum bisa di oprasikan," ujar M Raharjo, kepada jambiupdate.com, Jumat (12/6).
Ditambahkan, dari fisik bangunan yang diajukan menurutnya sudah sesuai dengan yang ajukan pihak DLAAJ. Hanya saja dari awal pekerjaan hingga sekarang, untuk pengoprasian gedung tersebut, pihaknya masih menunggu. Serah terima dari dinas PU.
(sun)
