iklan

 JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Masih ada saja sekolah-sekolah yang kekurangan sarana dan prasarana. Seperti yang dialami SDN 171 Tanjabtim. Selain rutin menjadi langganan banjir tiap tahunnya, sekolah ini pun memiliki permasalahan satu ruang belajar mengajar yang dalam kondisi memprihatinkan.
"Ruangan kelas VI sudah sangat hancur, kan berbahaya saat siswa melakukan aktifitas belajar mengajar," ujar Kepsek SDN 171 Tanjabtim, Mugianto Selasa (21/4)
Sementara itu, keberadaan kanal-kanal menyebabkan sekolah ini menjadi langganan banjir.
"Mulai akhir tahun sekolahnya sudah digenangi air yang disebabkan tingginya intensitas hujan," jelasnya.
Saat ini genangan air sudah mulai surut dan hanya menggenangi lapangan upacara saja. Berbeda dengan dua minggu sebelumnya, genangan air bahkan masuk kebeberapa ruangan sekolah.
"Kalau sudah masuk ruangan sekolah terpaksa ruangan yang tidak terendam air, siswanya bergantian saat belajar," jelasnya.
Dengan terendamnya lapangan upacara, kegiatan luar ruangan seperti berolahraga ditiadakan. Sekolah ini pun sudah berbulan-bulan tidak melaksanakan upacara bendera.
"Karena genangan air belum surut. Padahal tahun-tahun sebelumnya genangan hanya sampai bulan Maret. Kedalaman air bahkan mencapai 20 senti," terangnya.
Diharapkannya, ada upaya dari dinas terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sekolahnya ini. Jangan sampai saat salah satu ruangan sekolah yang rusak rubuh, baru dinas terkait turun tangan.
"Apalagi ruang kelas kami pas-pasan," tandasnya. (yos)


Berita Terkait



add images