iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN 25 dari 3.228 orang siswa-siswi SMA/Sederajat di Kabupaten Sarolangun, tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan 13-15 April 2015.

Siswa yang tidak ikut UN ini karena ada yang Drop Out (DO), kemudian ada yang sudah menikah dan meninggal dunia," ujar Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Sarolangun, Martoyo, Jumat (17/4).

Terkait terlambatnya penyerahan hasil ujian dari Kecamatan Batang Asai, Martoyo mengatakan untuk hasil ujian sudah diserahkan kepada Disdik Provinsi Jambi.

Soal foto copy yang dikerjakan peserta UN pada hari pertama, kami sudah melaporkan ke Disdik Provinsi Jambi, dan sudah tidak ada masalah. Untuk pemeriksaan LJK soal fotocofy dari pihak Unja mempunyai scan MDR untuk membaca LJK Fotocofy tersebut," pungkas Martoyo.

(ded)

 


Berita Terkait



add images