iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK Miris, itulah yang dialami KPU Tanjabtim, yang terpaksa harus meminjam dana dari KPU Provinsi Jambi untuk melakukan perekrutan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Pasalnya hingga kini, Pemkab belum memberikan tanda-tanda realisasi dana pilkada.

"Padahal kami telah mengajukan dana pilkada kepada Pemkab pada Februari lalu sebesar Rp 15 milyar," kata Ketua KPU Tanjabtim, Mustakim.

Hanya saja, hingga kini, pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut soal realisasi dana pilkada tersebut.

"Untuk tahapan perekrutan KPPS ini, kami akan meminjam dana dulu dengan KPU Provinsi. Lagi pula perekrutan ini tidak memerlukan dana yang begitu besar," jelasnya.

(yos)


Berita Terkait



add images