JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Banyaknya jalan yang hancur di Batanghari, terutama jalan Bajubang - Tempino yang diakibatkan lewatnya mobil fuso dan truck yang melebihi tonase, menjadi sorotan dewan.
Anggota DPRD Batanghari asal Bajubang, Jon Kenedi, mengatakan hancurnya jalan Bajubang Tempino akhir-akhir ini, faktor utamanya ialah, banyaknya mobil puso dan truck yang lewat dijalan tersebut melebihi tonase.
"Itukan jalan lintas timur antar Provinsi yang selalu dilewati mobil besar yang melebihi tonase, makanya hancur," ujarnya.
Menururtnya, setiap jalan di Batanghari, mempunyai kelas masing-masing, sehingga mempunyai batas tonase yang diperbolehkan lewat. "Jalan di Batanghari itukan ada kelas, Jalur Bajubang - Tempino itu kalau tidak salah kelas 3B, maksimal hanya mampu menahan beban hingga delapan ton," katanya.
Untuk itu ia berharap kepada Pemkab Batanghari dalam hal tersebut Dishub Batanghari, agar secepatnya memasang rambu-rambu tonase disepanjang jalan Bajubang Tempino.
(adi)
