JAMBIUPDATE.COM, BANGKO Suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Merangin hingga kini belum merata. Pasalnya masih sangat banyak masyarakat yang belum merasakan pelayanan tersebut. Bahkan tercatat hingga ribuan warga Merangin belum mendapat jaringan sambungan Air PDAM.
Pokok masalah yang menjadi konflik diranah PDAM Merangin saat ini ternyata tidak hanya sebatas sambungan jaringan pengaliran Air PDAM saja. Akan tetapi pelayanan pelnggan belakang ini juga menjadi keluhan cukup serius, lantaran banyak warga yang notabene ada selaku pelanggan kecewa akibat aliran PDAM kerumahnya diputus secara sepihak.
Permasalahan kemaksimalitas pelayanan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang satu ini, tidak dipungkiri Bupati Merangin, Al Haris. Dikatakan Al Haris, hal tersebut juga tidak terlepas dari minimnya perhatian dari Pemerintah daerah terhadap PDAM.
"Saya akui memang PDAM belakangan kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, padahal PDAM inikan sumber penghidupan masyarakat. Masih banyak warga, terutama di kecamatan kecamatan yang jauh dari kota Bangko belum mendapatkan aliran air bersih PDAM, ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Haris menegaskan, kedepan pemerintah harus lebih serius memperhatikan kemajuan PDAM, sehingga masyarakat Merangin bisa dapatkan pelayanan air bersih yang merata.
(cr6)
