JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Provinsi Jambi dinilai terlambat dan perlu mengejar dan merealisasikan program-program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.
Kalau menghadapi MEA, SDM Jambi sudah terlambat, karena SDM itu harus berproses jauh sebelumnya, kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, Sri Sapto Edi, kepadajambiupdate.com, Sabtu (3/1).
Kendati demikian, Sapto meyakini Provinsi Jambi siap untuk menghadapi MEA. Apalagi berkompetisi dengan Negara Kamboja, Vietnam, dan Myanmar. Kalau sama Malaysia dan Singapura memang jauh, akunya.
Diungkapkannya, yang harus diperhatikan saat ini adalah tentang dokter, guru dan buruh yang ada di Jambi. Yang harus dipersiapkan itu non fisik. Kalau infrastruktur, ada uang semauanya selesai. Non fisik itu memang harus dibina, tegasnya.
(fth)
