JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Sebanyak kurang lebih 1. 790 orang dilibatkan untuk terjun ke masyarakat mensosialisasikan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Gerakan ini guna mengantisipasi meledaknya angka DBD di akhir tahun 2014 yang sudah masuk musim penghujan ini.
"Kita melepas kurang lebih 1.290 orang mahasiswa dan kader 500 orang yang ada di kelurahan. Mereka melakukan gerakan PSN dan abatesasi di tempat penampungan air yang dimungkinkan akan menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk," kata Didik, Kabid Penanggulangan Penyakit Menular (PPM) Dinkes Kota Jambi, Sabtu (6/12).
Dia menerangkan, gerakan ini adalah untuk memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk aides aigepti yang membawa virus DBD ini."Yang harus diberantas itu jentiknya agar tidak menjadi nyamuk dewasa. Makanya, masyarakat harus melakukan PSN," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menghimbau agar ada warga yang mengalami panas tinggi dan terdapat bintik merah di kulitnya, segera dibawa ke rumah sakit. "Kalau ada yang demam dan ada bintik merah langsung periksa dibawa ke rumah sakit. Jangan sudah shok baru dibawa ke rumah sakit bisa bahaya yang menyebabkan kematian," tandasnya. (wsn)
