JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Komda Lansia Provinsi Jambi mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat, yakni Komisi Nasional Lanjut Usia (Komnas Lansia). Hal itu tercermin dalam apresiasi yang diberikan oleh Komnas Lansia kepada Komda Lansia provinsi Jambi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IX Komnas Lansia di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Apresiasi diberikan karena Komda Lansia Provinsi Jambi dinilai kompak dan aktif turun ke lapangan. Wakil Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar yang juga Ketua Komda Lansia Provinsi Jambi diberi kehormatan sebagai narasumber dalam Rakornas Komnas lansia.
Fachrori Umar menjelaskan, pemerintah Provinsi Jambi berupaya memberikan atensi besar terhadap kaum Lansia, diantaranya sinergi program Komda Lansia Provinsi Jambi dan program pemerintah, yakni bedah rumah dari program Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake) yang diperuntukkan bagi kaum lansia yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).
"Kegiatan lain yang telah dilakukan oleh Komda Lansia adalah memberikan santunan kepada para lansia yang kurang mampu secara finansial, terutama menjelang Idul Fitri," katanya.
Komda Lansia Provinsi Jambi juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia, senam bersama para lansia, mengunjungi lansia yang sakit, dan kegiatan-kegiatan lainnya.
"Koordinasi terus dilakukan," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Hj. Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program Komisi Lanjut Usia akan disinkronkan dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Pelayanan sosial bagi lansia harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari program pemerintah untuk memperoleh perlindungan sosial maupun jaminan sosial.
"Terjadi perubahan dalam menetapkan batas usia lansia dari awalnya usia 60 tahun, tapi kini menjadi 65 tahun," ujarnya.
Pelayanan sosial bagi lansia dilakukan dengan pendekatan panti dan non panti, baik melalui home care dan day care, serta melalui penjangkauan untuk memperluas pelayanan, membantu dalam mendata dan menemukan masalah utamanya.
(fth)
