iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Pelabuhan Ujung Jabung baru saja dilaksanakan Groundbreaking, 20 November lalu. Dampak perekonomian Jambi dengan adanya pelabuhan itu sudah terlihat.

Hal ini terbukti, sudah ada investor asal Negeri Tirai Bambu berniat untuk melakukan pengembangan dikawasan Ujung Jabung tersebut. Mereka berniat membangun Pabrik Baja.

Dua orang perwakilan dari PT Mega Top Inti Selaras, group dari Fuhai Limited dari Negeri China, yaitu, Ms Zhang Yuhong dan Mr Jimmi Gunawan. Mereka juga telah menyisir Sungai Batanghari untuk melihat potensi Sumber Daya Alam yang ada di Provinsi Jambi.

Dikatakan Ms Zhang Yuhong, Fuhai merupakan perusahaan internasional yang bergerak di bidang industri logam yang berpusat di Beijing. Perusahaan Puhai Juga tersebar di Asean, Rusia dan Afrika.

Fuhai juga telah memiliki anak perusahaan di Jawa Barat, yaitu perusahaan Baja, kata perwakilan Puhai Group Limited, Ms Zhang Yuhong dihadapan Gubernur Jambi, H. Hasan Basri Agus (HBA), Jumat (21/11). 

Investasi yang telah dilakukan oleh Fuhai Group sebesar 270 juta dolar. Kita akan berencana mendirikan Perusahaan Baja di Tanjungjabung Timur, yaitu dilokasi Pelabuhan Ujung Jabung, tegasnya.

Diakuinya, pihaknya juga telah beberapa kali ke Jambi dan sudah melihat kondisi Provinsi Jambi, Provinsi Jambi dinilainya memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Ada bebrapa pertambang, seperti pengolahan Biji Besi, Logam, mungkin bisa membantu Jambi, akunya.

Dirinya ingin Provinsi Jambi menjadi prioritas di MP3EI. Pioner yang akan kita kembangkan adalah Pabrik Baja dengan memaksimalkan sumber daya alam dengan menjaga kelestarian lingkungan. Jambi yang merupakan multi culture dan mudah untuk dikembangkan, tambahnya.

(fth)

 


Berita Terkait