iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Minat baca warga Provinsi Jambi dinilai kurang. Hal tersebut diakui oleh Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi Asvan Deswan.

hal itu juga terlihat dari persentase warga yang berkunjung ke perpustakaan daerah. Apabila dilihat dari persntase, minat baca warga Jambi baru 42 persen dari total 3, 4 juta jiwa jumlah penduduk, Ujar Asvan, kepada jambiupdate.com, Jumat (21/11).

Menurutnya, masyarakat Jambi lebih condong kepada minat melihat daripada minat membaca. Sehingga perlu program khusus utuk meningkatkan minat baca agar dapat meminimalisir angka buta aksara. Selain itu, kedepan ia akan memperbaiki bangunan perpustakan yang layak agar masyarakat nyaman dan senang berkunjung.

Terlebih lagi kondisi Perpustakaan daerah yang berlokasi di belakang IAIN telanai  itu, yang belum mendapat sentuhan renovasi dan rehabilitas sejak dibangun. Alhasil, gedung perpustakaan tersebut kini jarang sekali dikunjungi oleh masyarakat khususnya para siswa/siswi yang ingin mendapatkan informasi.

Diakuinya, dirinya akan berencana merubah wajah Perpustakaan di tingkat provinsi perlu ditata terlebih dahulu kemudian membetulkan yang ada di tingkat kabupaten.

Jadi, sebenarnya kalau program saya yang juga merupakan program jangka pendek adalah memantapkan gedung perpustakaan yang ada saat ini. Makanya, tentu sangat kurang pas jika kita berbicara program di kampung tapi kalau wajah (gedung perpustakaan) di provinsi saja sampai pada hari ini tidak maksimal, katanya.

(fth)

 


Berita Terkait