iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Siswa SMAN 8 Kota Jambi diminta sumbangan untuk membuat sumur bor di sekolah. Memang, besarannya tak ditetapkan, namun dikhawatirkan dana ini diselewengkan.

Memang siswa diminta sumbangan untuk membuat sumur bor. Besarannya memang tak ditetapkan cuma paling sedikit siswa sumbangan Rp 20 ribu, kata salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Dia menyampaikan, berdasarkan informasi yang didapatkan, dana yang dibutuhkan senilai Rp 23 juta lebih. Ada suratnya untuk pemberitahuan ke kita soal rencana pembuatan sumur bor ini, ungkapnya.

Dengan jumlah siswa di sekolah itu, yang mencapai ribuan orang, katanya, jika dikalikan Rp 50 ribu saja, jumlahnya bisa mencapai lebih dari kebutuhan. Karena siswa kan bervariasi memberikan sumbangan. Kemana lebihnya, ujarnya.

Dia mengkhawatirkan, jika ini menjadi kedok untuk pihak sekolah mencari uang. Memang bebas iurannya berapa saja. Sebelumnya ada juga sumbangan bangun masjid. Sukarela cuma, cuma tiap bulan diminta, sumbangan buat kolam juga ada, itu sukarela juga, tukasnya.

Pasca pembuatan kolam, katanya lagi, siswa juga diminta membawa bibit ikan. Jadi satu kelas dibuat 2 kelompok dan satu kelompok harus bawa 50 bibit. Banyak sekali sumbangan yang dilakukan, keluhnya.

Sementara Khairil Amri, Kepala SMAN 8 Kota Jambi tak membantah perihal tersebut. Ditanya soal informasi jika pihaknya meminta sumbangan ke siswa untuk membangun sumur bor, dia mengakuinya. Itu sukarela, siapa yang mau ya silahkan kalau tidak ya tak apa. WC kita ini sudah bau pesing, sementara air tidak ada, katanya.

(wsn)

 


Berita Terkait