Antisipasi El Nino, Pemprov Jambi dan APHI Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Antisipasi El Nino, Pemprov Jambi dan APHI Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Posted on 2026-04-16 16:55:32 dibaca 62 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI— Gubernur Jambi Al Haris menerima kunjungan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) di rumah dinasnya, Kamis (16/4/2026), guna memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla di wilayah Jambi. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha kehutanan sepakat untuk meningkatkan upaya pencegahan sejak dini agar Jambi tidak menjadi penyumbang asap maupun bencana lingkungan bagi daerah lain.

BACA JUGA: Jadi Saksi Kasus Korupsi Lahan Ujung Jabung, Mantan Sekda Jambi M. Dianto Diperiksa Kejati

Gubernur Al Haris menegaskan, seluruh pemangku kepentingan harus terlibat aktif dalam menghadapi dampak El Nino yang telah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ia menekankan pentingnya kesiapan daerah, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana.

“Kita harus memastikan bahwa dampak El Nino tidak terlalu besar terhadap kehidupan masyarakat. Seluruh komponen harus bergerak, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat,” ujar Al Haris, Kamis (16/4/2026).

BACA JUGA: BPBD Provinsi Jambi Gandeng Pelaku Usaha Basahi Lahan Gambut lewat Modifikasi Cuaca

Ia menambahkan, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan kehutanan, Manggala Agni, relawan masyarakat peduli api, serta TNI dan Polri. Pemerintah Provinsi Jambi juga tengah menunggu penetapan status siaga darurat dari daerah sebagai langkah lanjutan dalam memperkuat kesiapsiagaan.

“Kalau daerah sudah menetapkan status siaga darurat, kita di provinsi juga akan melakukan hal yang sama. Intinya, kita harus lebih siap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APHI Soewarso menyampaikan kekhawatiran pihaknya terhadap potensi kebakaran hutan yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang. Ia menegaskan komitmen pelaku usaha kehutanan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya pencegahan.

BACA JUGA: Buronan 58 Kg Sabu Alung Dikabarkan Ditangkap, Polda Jambi Minta Tunggu Rilis Resmi

“Kami ingin mengantisipasi sejak awal. Biasanya, saat kemarau panjang yang diprediksi BMKG, potensi kebakaran meningkat, terutama di areal perizinan kami. Karena itu, kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi,” ujar Soewarso.

Menurutnya, APHI juga mendorong langkah-langkah teknis seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan sebagai salah satu upaya mitigasi. Selain itu, pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi kepada anggota untuk lebih aktif dalam pencegahan karhutla.

“Kami juga akan mengajak anggota untuk menerapkan pembukaan lahan tanpa bakar melalui skema multiusaha kehutanan. Ini penting, tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan,” katanya.

Adapun APHI adalah organisasi wadah bagi para pemegang izin usaha pengelolaan hutan di Indonesia. APHI berperan penting dalam mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan, mendukung pembangunan kehutanan, serta memfasilitasi sinergi antara pelaku bisnis, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.  (aan/mg3)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com