Bupati Tanjabtim berfoto bersama investor asal Jerman dan rombongan saat kunjungan penjajakan kerja sama industri kelapa.
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menerima kunjungan investor asal Jerman, Dr Philip Wallat, Jumat (10/4) siang di rumah dinas Bupati Tanjabtim. Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama pengembangan industri kelapa dalam di daerah tersebut.
Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, mengatakan kedatangan investor tersebut bertujuan melihat langsung potensi kelapa dalam yang dimiliki Tanjabtim. Sebelumnya, berbagai potensi telah dipaparkan melalui pertemuan virtual, namun kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi riil, mulai dari pengolahan sabut, batok, hingga pemanfaatan seluruh bagian kelapa.
BACA JUGA: Inflasi Indonesia Moderat di ASEAN, Tapi Belum Kompetitif
“Dengan teknologi yang dibawa dari Jerman, seluruh komponen kelapa diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ini diyakini mampu meningkatkan nilai jual komoditas dan berdampak pada kesejahteraan petani,” ujarnya.
Pada tahap awal, Dr. Philip Wallat akan melakukan penelitian terhadap kondisi kelapa dalam di wilayah tersebut. Ia juga berencana membawa sampel kelapa dari Tanjabtim ke Jerman untuk diteliti lebih lanjut.
BACA JUGA: Dugaan Peretasan Data Nasabah, Bank Jambi Diminta Transparan dan Lapor ke OJK serta Penegak Hukum
Pemerintah daerah menyambut baik kunjungan ini sebagai peluang kerja sama strategis ke depan. Pemkab Tanjabtim juga menyatakan siap memberikan dukungan, baik dari sisi data maupun fasilitas, guna memperlancar proses penelitian dan investasi.
Saat diwawancarai, Dr. Philip Wallat yang didampingi penerjemahnya menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan melihat langsung ekosistem kelapa di Tanjabtim.
Ketertarikannya bermula dari paparan potensi kelapa yang disampaikan oleh Roemah Kelapa Indonesia, yang kemudian mendorongnya datang langsung ke daerah tersebut. Ia berharap dapat mengintegrasikan produksi kelapa serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui pengolahan berbasis teknologi.
BACA JUGA: Rejuvenasi Gerakan Titik Awal Kolaborasi Seluruh Elemen OKP Jambi
“Dari hasil pengamatan awal, sabut kelapa memiliki potensi besar, seperti untuk energi alternatif, bahan peredam bangunan, hingga logistik berupa pallet transportasi,” jelasnya.
Terpisah, CEO Roemah Kelapa Indonesia, Galih Batara, menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen menghadirkan investor guna membangun industri kelapa di Tanjabtim.
Menurutnya, potensi kelapa dalam di Tanjabtim sangat besar, namun selama ini sebagian besar masih dijual dalam bentuk mentah. Dengan masuknya investor, diharapkan terjadi transformasi menuju produk turunan bernilai tinggi.
“Ke depan, kita tidak hanya menjual kopra atau kelapa mentah, tetapi menghasilkan produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (lan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com