Tim dari Polresta Jambi saat membongkar praktek aborsi di sebuah klinik di Jambi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi dinilai lemah oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Jambi. Dinkes dianggap kecolongan karena tidak mengetahui adanya praktek aborsi di Klinik Puri Medika yang diungkap pihak Kepolisisan belum lama ini.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Afrizal, mengatakan, pihaknya meminta Dinas Kesehatan untuk memeriksa peruntukan dan berjalannya klinik itu dengan benar dan perlu kontrol yang ekstra.
“Jika ada klinik yang bekerja di luar jalur, kami minta segera ditutup agar tidak ada penyimpangan dan penyelewengan,†kata, Afrizal, Kamis (8/6).
Afrizal mengaku sudah memeberikan masukan kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi. Kata Afrizal, memang tidak mungkin dalam masa kerja 365 hari bisa mengawasi hal-hal yang seperti itu.
“Kita memaklumi, tapi, setidaknya jika ada komunikasi dengan pihak klinik, mestinya ada penegasan. Sehingga aborsi tidak ada,†imbuhnya.
Kalau dilihat dari pengwasan Dinkes selama ini, sangat lemah dan kurang. “Ini yang harus ditingkatkan, mestinya jangan sampai ada masalah, baru krasak krusuk. Itu yang tidak kita inginkan,†pungkasnya. (hfz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com