Siswa yang sedang belajar tampak terlihat diding SD 80 Pungut Hilir yang telah rusak dan jebol.
JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Beberapa bangunan Sekolah Dasar di daerah terpencil di Kerinci, rusak parah. Bahkan, tidak layak digunakan untuk belajar.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Amri Swarta, mengatakan, Pemerintah daerah (Pemda) berkewajiban menyiapkan Sarpras pendidikan baik dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Akan tetapi ini akan dilakukan secara bertahap dan partisipasi masyarakat juga harus peduli.
"Kita akan perbaiki secara bertahap, perlu peran semua pihak, termasuk DPRD harus turun ke lapangan dan juga mendukungan program Disdik soal anggaran ini," ungkap Kadis.
BACA JUGA :Â Miris! Begini Potret Dunia Pendidikan di Daerah Terpencil di Kerinci
Dia menyebutkan untuk Tahun 2017 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, mendapat kucuran dana Rp7,5 Miliar yang berasal dari DAK dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Kucuran dana tersebut diperuntukkan bagi peningkatan sarana dan prasarana bagi fasilitas sekolah, yakni pembagiannya untuk Sekolah Dasar (SD) diperuntukkan sebesar Rp 5,4 Miliar sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 2,5 Miliar.
"Itu diperuntukan pelaksanaan rehab berat dan sedang bagi bangunan sekolah baik SD maupun SMP di kabupaten Kerinci. Kemudian Mobiler bagi bantuan kursi bagi beberapa SMP di Kerinci, yakni sebanyak 545 set," pungkasnya. (adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com