Alat berat terbawa keganasan air Sungai Batang Pelepat saat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Hutan di Hulu Sungai Digunduli, Warga Tiga Dusun di Bungo Cemaskan Banjir Bandang Kembali Terjadi

Posted on 2017-05-18 21:06:05 dibaca 1598 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO -  Pengarapan hutan di hulu Sungai Batang Pelepat kembali menimbulkan kecemasan masyarakat di tiga dusun yang berada di sepanjang bantaran sungai. Pasalnya, akibat penggarapan hutan tersebut akan berpotensi terjadinya longsor dan banjir bandang.

Ibrahim salah seorang warga mengatakan, hutan yang ada di hulu Sungai Batang Pelepat tersebut menjadi penyangga atas tiga sungai. Jika digundulkan, maka banjir akan sering terjadi. Dengan demikian masyarakat tiga Dusun yakni Dusun Batu Kerbau, Koto Rayo, dan Dusun Baru Pelepat yang akan menanggung dampaknya.

"Hutan tersebut masuk dalam izin perusahaan pemanfaatan hasil hutan kayu PT Mugi Triman Internasional (MTI). Sewaktu beroperasi dulu jika musim hujan maka banjir sering terjadi. Tahun lalu longsor dan banjir bandang telah melanda beberapa kampung yang berada di sekitar bantaran sungai ," ucap Ibrahim, Kamis (18/5).

Bahkan, kayu sisa hasil tebangan dari hulu sungai turun ke hilir sungai dan melanda beberapa perkampungan, banyak warga yang mengalami kerugian baik material maupun non material.

"Areal lahan dan perkampungan ditempat kami ini sangat rentan terjadinya longsor dan banjir bandang. Karena arealnya yang berbukit. Kami tidak mau apa yang telah terjadi dulu terulang kembali. Padahal tiga tahun terakhir PT. MTI tidak lagi beroperasi entah kenapa akan beroperasi kembali ," sebut Ibrahim. (ptm)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com