Sepeda bebek yang terdapat didanau kerinci yang sdah tidak terurus lagi.
JAMBIUPDATE.CO,KERINCI -DPRD Kerinci angkat bicara terkait terbengkalainya aset wisata di Kerinci. Ketua Komisi II DPRD Kerinci, Yuldi Herman mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, asset wisata merupakan asset yang sangat menunjang dalam penambahan PAD bagi Kabupaten Kerinci.
BACA JUGA :Â Katanya Jadi Branding Wisata Provinsi Jambi, Kok Objek Wisatanya Seperti Tak Terurus?
Namun sayangnya, asset yang terbengkalai tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga kondisinya terbiarkan rusak dan hancur begitu saja. "Coba saja kalau yang rusak dan terbangkalai itu beroperasi, secara otomatis akan memberikan tambahan PAD bagi kita. Kalau begini ceritanya bagaimana kita mau jadi daerah wisata yang baik," terangnya.
BACA JUGA :Â Soal Objek Wisata di Kerinci, Ini Kata UPTD Pariwisata Danau Kerinci
Ditambahkannya, ada sejumlah permasalahan yang keliru akan asset di Dinas Pariwisata Kerinci, dikarenakan tidak adanya pemeliharaan akan asset yang dibeli dan dibangun dengan anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kerinci. "Salah satu kecilnya adalah bebek wisata tersebut, pembeliannya pada tahun 2015 masa pada tahun 2016 sudah tidak bisa dimanfaatkan, itu namanya mubazir saja," pungkasnya. (adi)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com