Ilustrasi.

Jika Kewenangan SMK/SMA Ditarik ke Provinsi, Pemkab Sarolangun Akan Hemat Rp2,3 Miliar

Posted on 2016-10-12 22:39:26 dibaca 2688 kali

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Wacana penarikan SMA/SMK ke Pemerintah Provinsi Jambi, menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini, sebab kebijakan tersebut bakal menuai pro dan kontra di tengah masyarakat maupun pemerintah daerah.

Diantaraya menyangkut nasib tenaga honorer, jika Pemprov tidak mampu membiayainya bisa saja adanya pemutusan kontrak, dan menimbulkan masalah baru ditengah masyarakat.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, ada 238 tenaga honorer yang tersebar di seluruh SLTA dalam Kabupaten Sarolangun, sehingga membutuhkan anggaran sebesar Rp 2,3 Miliar pertahun untuk membayar gajinya.

“Bisa saja kita sedikit hemat, namun perlu kajian yang lebih mendalam, sebab selain sangat dibutuhkan, juga masa pengabdiannya lumayan lama, belum lagi kompetensinya,”ujar H Lukman M Pd Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, Rabu (12/10).

Oleh karena itu Lukman berharap pada instansi terkait untuk tetap mengakomodir tenaga honorer tersebut, dan melanjutkannya bekerja di sekolah yang bersangkutan, walaupun ada evaluasi setidaknya dipindahkan ke sekolah yang masih membutuhkannya.

“Seharusnya memang dilanjutkan, kalau para tenaga honor di lakukan pemutusan kontrak, dan dilakukan perekrutan baru tentu akan lebih repot,”terangnya. (dez)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com