JAMBIUPDATE.COM, SENGETI - 172 kasus penyakit malaria ditemukan di Kabupaten Muarojambi. Itu merupakan temuan di 2015. Memasuki musim penghujan di 2015, masyarakat diminta waspada.
Kabid P2M Dinkes Muarojambi, Afif Udin, menyebutkan angka tersebut masih diambang normal.Â
"Dinkes Muarojambi selama ini terus berupaya menanggulangi nyamuk malaria ini. Dan dari angka yang kita temukan, ini sudah berhasil," ujar Afif, saat dikonfirmasi
jambiupdate.com, Kamis (19/2).
Â
Dikatakan normal, kata Afif, hasil temuan tersebut dibagi dengan jumlah penduduk.
Â
"‎Artinya cuma 0,5 persen dari seribu warga. Di bawah ambang normal," ucapnya.
Â
Memasuki puncak musim hujan 2015 ini, lanjutnya, masyarakat Muarojambi diminta mewaspadai serangan penyakit malaria yang lazimnya akan meningkat karena banyaknya genangan air yang ada dilingkungan masyarakat.
Â
(era)