Hal ini guna mensinkronisasikan data. Pasalnya, data yang digunakan sekarang ini masih mengacu pada data 2011.
Asisten II Setda Tanjab Barat, Safriwan mengatakan, untuk masyarakat penerima beras raskin di Kabupaten Tanjung Jabung Barat seluruhnya berjumlah 15.394 RTS-PM. Sementara untuk masyarakat miskin di daerah tersebut sesuai data TNP2K berjumlah
17.000 KK.
"Untuk 2015 akan didata kembali oleh BPS. Sebab data 2011 lalu kemungkinan tidak sinkron lagi," ujar Safriwan, Selasa (17/2).