Pengajuan itu, kata dia, untuk meminimalisir kekurangan guru berstatus PNS di Merangin. Sebab tambahnya, di desa-desa terpencil, masih sangat banyak tenga pengajar yang belum memenuhi syarat akibat minimnya guru yang berstatus PNS, bahkan nyaris tidak ada.
"Berdasarkan itu, kita paling banyak ajukan formasi guru di bandingkan dengan formasi umum lainnya," ujar Hatam Tafsir, kepada
jambiupdate.com, Sabtu (14/2).
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Merangin Sukarni Karim membenarkan adanya pengajuan formasi guru dalam jumlah besar, namun belum dapat di pastikan jumlah pasti yang di butuhkan.
"Kondisi itu memang benar, berkisar 500 atau 800san lah. Soalnya data falidnya ada dikantor saya," pungkasnya.