Pejabat Mundur di Era Maulana-Diza Disorot, Pengamat: Jangan Asal Dilantik

Pejabat Mundur di Era Maulana-Diza Disorot, Pengamat: Jangan Asal Dilantik

Posted on 2026-08-19 12:20:04 dibaca 381 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pengunduran diri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menjadi sorotan. Pengamat Kebijakan Publik, Nasroel Yasir, meminta proses rekrutmen hingga penempatan pejabat dilakukan secara matang dan transparan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Rekrutmen pejabat harus jelas-jelas, jangan asal dilantik,” kata Nasroel Yasir, Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA: Buka Suara! Kabid GTK Disdik Ungkap Alasannya Mundur

Menurut Nasroel, pemerintah perlu memastikan alasan sebenarnya di balik keputusan seorang pejabat mengundurkan diri, terutama jika pejabat tersebut belum lama menempati posisi yang diberikan.

Ia menilai, pengunduran diri pejabat tidak cukup hanya dilihat sebagai persoalan administratif. Pemerintah, kata dia, perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui apakah keputusan tersebut murni karena alasan pribadi atau ada faktor lain yang memengaruhinya.

BACA JUGA: Tawuran di Depan WTC Jambi Menelan Korban Jiwa, 3 Orang Diamankan

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tekanan yang membuat pejabat memilih mundur, Nasroel menyebut hal tersebut bisa saja terjadi. Namun, ia menegaskan dugaan tersebut harus dibuktikan melalui klarifikasi langsung.

“Bisa jadi ada tekanan, bisa jadi bosan. Dalam artian mungkin ‘bosan’ didatangi tim-tim. Ini kan kita meraba-raba. Tekanan juga ada yang lembut, ada yang kencang, mungkin ini agak kencang dikit,” ujarnya.

Karena itu, Nasroel meminta Wali Kota Jambi Maulana turun langsung memastikan alasan pengunduran diri pejabat yang bersangkutan.

“Wali kota harus memanggil kedua pejabat tersebut. Pastikan faktor pengunduran dirinya,” tegasnya.

BACA JUGA: Semarak Pawai Pembangunan dan Barisan Indah Warnai HUT ke-81 RI di Sungai Penuh

Menurut Nasroel, langkah tersebut penting untuk mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat, khususnya terkait dugaan intervensi atau tekanan dari pihak tertentu.

Ia juga mengingatkan agar roda pemerintahan tidak sampai dipengaruhi oleh campur tangan pihak luar.

“Kalau campur tangan pihak luar, ini akan jadi preseden buruk. Siapapun yang duduk di sana bakal tersandera, karena disetir pihak luar,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Nanang Sunarya, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.

Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Rizalul Fikri, membenarkan adanya surat pengunduran diri kedua pejabat tersebut.

Namun, proses administrasi pengunduran diri masih berjalan. Surat tersebut juga harus diunggah oleh pejabat bersangkutan melalui sistem MyASN.

Di tengah kabar tersebut, Nanang akhirnya buka suara. Ia membenarkan pengunduran dirinya dari jabatan struktural Kabid GTK.

Nanang menegaskan, keputusannya bukan karena persoalan internal Pemkot Jambi. Ia memilih kembali ke jabatan fungsional sebagai pengawas sekolah.

“Benar, Sayo mengundurkan diri dari jabatan struktural Kabid GTK karena ingin kembali ke jabatan fungsional pengawas sekolah,” kata Nanang.

Meski alasan Nanang telah dijelaskan, pengunduran dirinya tetap menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan kabar mundurnya Sugiyono.

"Kebetulan saja itu. Saya kaget jugo Pak Kadis mengundurkan diri jugo," ujarnya. (hfz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com