Skenario Pemulangan Jamaah Haji : Kota Jambi Diarahkan ke Kantor Wali Kota, Muaro Jambi Ada Titik Kumpul, Tanjabtim Menginap

Skenario Pemulangan Jamaah Haji : Kota Jambi Diarahkan ke Kantor Wali Kota, Muaro Jambi Ada Titik Kumpul, Tanjabtim Menginap

Posted on 2026-06-10 08:06:51 dibaca 61 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi menetapkan prosedur ketat terkait kepulangan jemaah haji tahun ini. Salah satu poin utamanya adalah larangan bagi keluarga untuk menjemput jemaah secara langsung di Asrama Haji Jambi guna menghindari penumpukan massa dan kemacetan parah di sekitar lokasi.

Berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak, jemaah haji asal Kota Jambi yang tergabung dalam Kloter BTH 13 yang merupakan Kloter pertama dalam proses pemulangan ke Jambi dari Arab Saudi, nantinya akan diarahkan menuju Kantor Wali Kota sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kehadiran ribuan penjemput yang diprediksi akan memadati area jika penjemputan dilakukan di asrama haji.

"Jadi jemaah tidak dibenarkan bubar di asrama haji. Karena kalau jamnya 445 mobil jemput satu saja berarti ada 445 mobil yang parkirnya kita gak tahu di mana," kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, dalam Rapat Persiapan Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Haji Antara di Asrama Haji Jambi bersama para stakeholder, Selasa (9/6).

Ia menambahkan bahwa jika setiap jemaah dijemput oleh tiga orang anggota keluarga, maka akan ada sekitar 2.500 orang yang berkumpul di asrama dalam satu malam. Skema pengantaran ke titik kumpul di kabupaten/kota ini diakui telah diterapkan selama hampir 10 tahun terakhir untuk menjaga ketertiban.

Untuk jemaah dari Kabupaten Muaro Jambi, panitia akan berkoordinasi dengan Kabag Kesra setempat untuk menentukan titik kumpul, mengingat luasnya wilayah yang mencakup Sungai Bahar, Sengeti, hingga Kumpeh. Khusus untuk wilayah Sungai Bahar, terdapat pertimbangan teknis agar bus pengangkut jemaah bisa langsung diberangkatkan dari asrama setelah proses pendataan selesai.

Sementara itu, kata Wahyudi, jemaah dari wilayah Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur dijadwalkan akan menginap terlebih dahulu di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal pada pagi hari. Hal ini berkaitan dengan tradisi masyarakat setempat dalam menyambut kepulangan haji.

"Mereka ini nginap. Kenapa nginap? Karena mereka mau subuh-subuh itu mau mandi dan mereka mau keluar besok pagi menuju Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur dengan baju kebesaran haji," kata Kakanwil Wahyudi, terkait alasan penginapan tersebut. Panitia telah menyiapkan kamar khusus untuk menampung jemaah dari kloter tersebut guna menghormati tradisi penyambutan di daerah asal mereka.

Proses serah terima jemaah dari PPIH ke pemerintah kabupaten/kota diharapkan berjalan lancar dengan pendampingan dari petugas kloter yang telah memberikan pemahaman kepada jemaah sejak masih berada di Makkah.

“Jemaah Kerinci dan Merangin juga dijadwalkan langsung pulang atau menginap tergantung kenyamanan perjalanan agar tiba di daerah asal pada waktu yang tepat untuk prosesi penyambutan,” katanya. (aan)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com