Kuota SMP Sekolah Rakyat di Tanjabtim Lampaui Target, Pendaftar Capai 113 Siswa

Kuota SMP Sekolah Rakyat di Tanjabtim Lampaui Target, Pendaftar Capai 113 Siswa

Posted on 2026-06-03 11:17:35 dibaca 302 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Program penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Tahun 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menunjukkan capaian menggembirakan. Jumlah pendaftar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) bahkan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan data Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui aplikasi Sistem Evaluasi Terpadu Sekolah Rakyat (SETARA) hingga 1 Juni 2026, tercatat sebanyak 210 calon peserta didik telah terdaftar untuk mengikuti program tersebut.

BACA JUGA: Bupati BBS Tancap Gas Awasi Harga Sawit, Siap Tindak PKS Nakal

Dari jumlah itu, sebanyak 113 calon siswa jenjang SMP telah mendaftar, melebihi target yang ditetapkan sebanyak 90 siswa. Sementara itu, pendaftar jenjang SMA telah mencapai 90 siswa atau sesuai target. Sedangkan jenjang SD masih jauh dari harapan dengan jumlah pendaftar baru tujuh siswa dari kebutuhan sebanyak 90 siswa.

Kepala Bidang Perlindungan, Pemberdayaan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan PPPA Tanjabtim, Irpaidi, mengatakan proses penjaringan calon peserta didik masih terus dilakukan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta petugas dari Kementerian Sosial.

BACA JUGA: WTP ke-14 Diraih, Wako Alfin Tegaskan Tata Kelola Keuangan Sungai Penuh Makin Solid

"Pendataan dan penjangkauan masih berjalan. Fokus saat ini lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik tingkat SD yang masih jauh dari target," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data awal Kemensos yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat sekitar 13 ribu anak usia sekolah dari keluarga miskin dan rentan yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat di Tanjabtim.

Dari total 1.343 anak yang telah berhasil dijangkau petugas di lapangan, sebanyak 224 anak menyatakan berminat mengikuti program tersebut. Sementara 774 anak memilih tidak bergabung dan tiga anak lainnya masih belum menentukan pilihan pendidikan yang akan diambil.

BACA JUGA: Pemkab Muaro Jambi Sukses Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Menurut Irpaidi, rendahnya jumlah pendaftar tingkat SD dipengaruhi ketidaksesuaian data anak putus sekolah dengan kategori usia sasaran program. Hasil verifikasi menunjukkan sebagian anak yang tercatat dalam database sudah melewati usia sekolah dasar.

"Untuk mengatasi persoalan itu, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan melakukan penelusuran data Anak Putus Sekolah (APS) guna mencari calon peserta didik yang memenuhi persyaratan," jelasnya.

Terkait kebutuhan tenaga pengajar, Irpaidi menyebut hingga saat ini belum ada informasi mengenai rekrutmen guru maupun tenaga kependidikan baru untuk Sekolah Rakyat Permanen.

"Sejauh ini belum ada rekrutmen baru. Tenaga pendidik yang bertugas masih berasal dari Sekolah Rakyat rintisan yang sudah berjalan sebelumnya. Biasanya proses rekrutmen menjadi kewenangan langsung Kementerian Sosial," katanya.

Saat ini, Sekolah Rakyat Perintis di Tanjabtim didukung oleh 50 tenaga pendidik yang terdiri dari 25 guru SMP dan 25 guru SMA. Mereka tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar sambil menunggu pelaksanaan penuh program Sekolah Rakyat Permanen.

Pemerintah Kabupaten Tanjabtim optimistis target penerimaan peserta didik tahun ini dapat terpenuhi. Tingginya minat pada jenjang SMP dan SMA dinilai menjadi modal penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah tersebut. (lan)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com