Dua Pelaku Pembacokan di Pinang Merah yang Tewaskan Indra Ditangkap 

Dua Pelaku Pembacokan di Pinang Merah yang Tewaskan Indra Ditangkap

Posted on 2026-04-28 20:23:22 dibaca 148 kali

 

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tim Unit Reskrim Polsek Kota Baru berhasil meringkus dua orang pelaku yang diduga menjadi eksekutor dalam kasus pembacokan terhadap Indra (41) dan anaknya, Ferdi (21).

Akibat kejadian tersebut, Indra meninggal dunia setelah mengalami 18 luka akibat senjata tajam, sedangkan Ferdi mengalami lima luka bacok.

Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawaty mengatakan, dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial RG dan DH.

BACA JUGA: Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Warga Jambi, Ini Identitasnya

“Keduanya diamankan di daerah Alam Barajo,” kata Helrawaty, Selasa (28/4/2026).

Helrawaty menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian secara utuh, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain.

BACA JUGA: Desak Polisi Sikat Peredaran Narkoba, Polsek Kumpeh Didatangi Ratusan Warga

“Penyelidikan tidak berhenti sampai di sini, tim masih terus bekerja. Tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Indra tewas mengenaskan setelah dibacok tiga orang bersenjata tajam di kawasan RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban diketahui diserang oleh tiga orang yang masih bertetangga dengannya. Sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, anak korban dan anak pelaku disebut sempat terlibat selisih paham hingga cekcok mulut.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, tiga pelaku kemudian datang ke rumah sambil membawa dua pisau dan satu parang.

BACA JUGA: Pena Petrofin Awards 2026: “Connecting Your Energy”, Elnusa Petrofin Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers di Momentum Perjalanan 30 Tahun Menghantarkan Energi

Istri korban, Nia (39), mengatakan para pelaku datang sesaat setelah Magrib dan langsung menyerang suaminya.

“Bertiga datang ke rumah nyerang, bawa pisau dua, parang satu. Posisi suami aku lari terus langsung ditusuk,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, Senin (27/4/2026).

Setibanya di lokasi, para pelaku diduga langsung menyerang korban secara brutal. Indra sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam rumah, namun ketiga pelaku terus mengejar.

“Dia bertiga nyerang suami saya habis-habisan. Suami aku lari ke dalam rumah, masih dikejar samo orang bertiga tu, tiga-tiganya nusuk suami aku,” lanjutnya.

Korban lalu dibacok dan ditusuk bertubi-tubi hingga tersungkur bersimbah darah. Akibat luka parah yang dideritanya, nyawa korban tidak tertolong.

Nia juga mengungkapkan, suaminya dibunuh di depan anak mereka yang masih berusia 18 bulan. Selain itu, anak sulung mereka, Ferdi (21), turut dikejar para pelaku saat kejadian berlangsung hingga mengalami luka bacok.

“Anak aku yang 18 bulan ni nangis-nangis nengok bapaknya ditusuk tiga orang tu. Anak aku yang besar jugo dikejarnya,” katanya.

Menurut Nia, salah satu pelaku merupakan tetangga mereka sendiri.

“Pelakunya itu Baim dan dua pamannya,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua RT 10 Pinang Merah, Zulkarnus, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut usai menerima laporan dari keluarga korban sesaat setelah Magrib.

“Saya dapat kabar dari abang korban, katanya adiknya kena tusuk atau dibacok. Kami langsung ke rumah sakit, sampai di sana korban sudah meninggal,” ujarnya.

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com