Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mencatat peningkatan kasus Campak hingga akhir Maret 2026. Dari 32 kasus suspek yang diuji di laboratorium Palembang, sebanyak 12 orang dinyatakan positif.
Data menunjukkan, kasus didominasi kelompok usia balita hingga remaja. Sebaran tertinggi berada di Kecamatan Muara Sabak Barat dengan 7 kasus, sementara sisanya tersebar di beberapa kecamatan lain.
BACA JUGA: Harga BBM Jambi Melonjak Tajam! Dexlite Tembus Rp24 Ribu, Pertamax Turbo Nyaris Rp20 Ribu/Liter
Sebagian pasien saat ini menjalani perawatan di RSUD Nurdin Hamzah. Untuk menekan penyebaran, Dinas Kesehatan telah menyiapkan ruang isolasi khusus sebagai langkah pencegahan penularan lebih luas.
Selain itu, upaya pelacakan (tracing) terus diintensifkan, terutama terhadap kontak erat pasien. Penelusuran juga difokuskan di lingkungan sekolah mengingat tingginya potensi penyebaran di kalangan pelajar.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanjabtim, Eko Purnomo, memastikan ketersediaan vaksin masih aman dan mencukupi. Seluruh fasilitas kesehatan telah diminta mengintensifkan program imunisasi.
BACA JUGA: Mediasi Hasilkan Kesepakatan, SAD Sampaikan Maaf dan Janji Tak Ambil Lagi Sawit PT SAL
“Vaksin tersedia dan cukup. Kami minta fasilitas kesehatan aktif melakukan imunisasi untuk mencegah penambahan kasus,” ujarnya.
Masyarakat diimbau segera melengkapi imunisasi anak sebagai langkah utama pencegahan. Selain itu, warga diminta waspada terhadap gejala awal seperti demam tinggi, batuk, mata merah, muncul bintik putih di dalam mulut, serta ruam kemerahan yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dengan meningkatnya kasus ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga penyebaran penyakit dapat ditekan.(lan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com