Keluhan Obat Tak Sesuai Resep di RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Manajemen Sebut Terjadi Miskomunikasi

Keluhan Obat Tak Sesuai Resep di RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Manajemen Sebut Terjadi Miskomunikasi

Posted on 2026-03-13 04:39:41 dibaca 46 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Pelayanan farmasi di RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan setelah sejumlah pasien mengaku tidak menerima obat sesuai dengan resep dokter saat menebusnya di apotek rumah sakit tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya tiga pasien mengalami kejadian serupa. Mereka sebelumnya telah menjalani pemeriksaan di poliklinik dan menerima resep dari dokter spesialis.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Bupati Anwar Sadat Pastikan P3K Paruh Waktu Tanjab Barat Terima THR

Namun, saat menebus obat di instalasi farmasi rumah sakit, sebagian obat disebut tidak diberikan atau jumlahnya berkurang dari yang tertera dalam resep.

Keluhan tersebut memunculkan dugaan adanya pengurangan obat dalam proses penyerahan kepada pasien.

Direktur RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Agus Subekti, membantah tudingan tersebut. Ia menyampaikan bahwa hasil penelusuran internal menunjukkan persoalan itu terjadi karena adanya miskomunikasi terkait jadwal kontrol pasien.

BACA JUGA: Bupati Bungo Dedy Putra Lantik 59 Pejabat Eselon III dan IV, Ini Daftarnya

Menurut Agus, pasien yang bersangkutan sebenarnya dijadwalkan melakukan kontrol ulang pada 11 Maret. Namun, perawat di poliklinik menyampaikan informasi agar pasien datang kembali pada 6 Maret.

“Akibatnya pasien datang lebih awal dari jadwal kontrol yang ditetapkan,” katanya.

Agus menjelaskan, saat pasien datang pada 6 Maret dan kembali diperiksa oleh dokter spesialis, obat tidak diberikan karena persediaan obat sebelumnya masih dimiliki pasien. Pemberian obat berikutnya, kata dia, dijadwalkan pada saat kontrol sesuai jadwal semula.

“Jadi tidak ada penyunatan atau pengurangan obat kepada pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan, distribusi obat di RSUD Ahmad Ripin telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Melalui sistem tersebut, obat yang diserahkan kepada pasien tercatat dan disesuaikan dengan resep dokter spesialis.

BACA JUGA: Al Haris Dorong Penguatan SDM Guru Pada Koordinasi Program Prioritas GTK 2026

“Obat yang dibagikan kepada pasien sesuai dengan resep dokter dan sesuai dengan yang dibayar,” jelasnya.

Meski demikian, manajemen rumah sakit menyampaikan permohonan maaf kepada pasien atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian tersebut.

“Atas kejadian ini, RSUD mohon maaf karena membuat pasien kurang nyaman,” kata Agus.

Sementara itu, Anggota DPRD Muaro Jambi, Syafri Hasibuan, mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dari manajemen rumah sakit terkait keluhan pasien tersebut.

“Kita akan koordinasikan dengan Direktur RS Ahmad Ripin untuk mengetahui apakah stok obat memang habis atau ada persoalan lain dalam pelayanan,” ujarnya.

Ia menilai pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah harus menjadi perhatian serius. Jika terbukti terjadi kesalahan manusia atau human error, menurutnya pimpinan rumah sakit harus bersikap tegas terhadap pegawai yang tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Direktur harus tegas terhadap pegawai yang tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. (wan)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com