Buka Bersama Forum Warga Tolak Zona Merah, Fasha Kembali Minta Pemkot Jambi Secepatnya Bentuk Tim Terpadu

Buka Bersama Forum Warga Tolak Zona Merah, Fasha Kembali Minta Pemkot Jambi Secepatnya Bentuk Tim Terpadu

Posted on 2026-03-07 21:11:09 dibaca 285 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Provinsi Jambi DR H Syarif Fasha ME, memenuhi undangan buka bersama (Bukber) Forum Warga Tolak Zona Merah Pertamina di RT 13 Kelurahan Suka Karya, Kota Baru, Jambi Sabtu (7/3).

Salah seorang pengurus Forum Warga Tolak Zona Merah Pertamina tersebut, Deri, mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada Sy Fasha yang telah membantu berjuang bersama warga Zona Merah, baik di Jambi maupun di pusat.

BACA JUGA: Gubernur Jambi Didampingi Plt Kadisdik Pantau SMK Gratis di Kerinci

‘’Pak Fasha ini membantu kita bukan setengah-setengah, beliau setia dan konsisten nengawal perjuangan kita, baik waktu kami di Jakarta kemaren maupun di Jambi. Bahkan beliau membantu kita agar bisa RDP dengan DPR RI, mengawal juga ke Komisi XI. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas bantuannya,’’ ujar Deri.

Deri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Jambi, camat Kota Baru yang juga hadir dalam acara tersebut, forum RT serta seluruh warga.

BACA JUGA: Didampingi Bupati dan Wabup, Edi Purwanto Tinjau Bangunan Penahan Tebing Lubuk Landai, Perjuangkan Anggaran Rp18 M

‘’Dapat kami sampaikan, buka bersama ini kami laksanakan untuk mengganti kegiatan demontrasi yang rutin kami gelar sebelum Ramadan. Nanti aksi itu akan kami lanjutkan lagi usai Ramadan dengan masa yang lebih besar lagi, baik di Kota Jambi maupun di provinsi. Tujuan kami ingin menunjukkan bahwa kami korban Zona Merah ini tidak diam, kami akan terus berjuang mengembalikam hak kami seperti semula. Sertifikat itu kami dapatkan secara legal, tapi kami diperlakukan seperti orang bodoh, kami akan tetap kompak dan tidak akan tinggal diam,’’ tegasnya.

Sementara itu, Fasha yang juga Walikota Jambi periode 2013-2023 di hadapan warga, mengatakan, kasus yang sama juga terjadi di Surabaya. Namun Surabaya sedikit maju dari Kota Jambi karena Pemerintahnya aktiv berjuang di Jakarta. 

BACA JUGA: Pemkab Muaro Jambi Ajukan Revitalisasi 120 Gedung Sekolah ke Pusat, 40 Persen Rusak

‘’Tempo hari Saya sengaja mendatangi Pertamina EP Field Jambi membicarakan terkait masalah Zona Merah. Intinya pertamina mendukung perjuangan bapak dan ibu semua. Mereka hanya memakai aset negara di bawah Kemenkeu. Pertamina merasa tidak ada masalah dengan masyarakat,’’ jelas Fasha.

Dalam pertemuan itu, tegas Fasha, Pertamina juga memastikan tidak akan melakukan penggusuran atau pengusiran terhadap warga.

‘’Jadi bapak dan ibu bisa tidur dengan tenang, Pertamina tidak akan melakukan penggusuran dan itu sudah mereka tegaskan saat kunjungan Saya ke kantor mereka tempo hari. Namun demikian, kita harus sabar, perjuangan kita terus berprogres,’’ jelas Fasha.

Fasha juga mendorong Pemkot Jambi secepatnya membentuk Tim Terpadu (Timdu) yang beranggotakan lintas sektoral. Seperti dari kejaksaan, BPN, Pemkot sendiri dan pihak-pihak lainnya. Tim ini nantinya di-SK-kan oleh wali kota.

Tugasnya, untuk mempermudah koordinasi terkait masalah ini.

‘’Timdu ini nantinya juga bertugas untuk melakukan pendataan by name by addres, serta mendata berapa luasan lahan yang masuk dalam kategori zona merah. Soalnya, sampai saat ini tidak ada yang bisa memberi angka pasti berapa hektar lahan yang masuk dalam kawasan Zona Merah ini,’’ tegas Fasha.

Saat ini, kata Fasha, perjuangan ini sudah bisa dikatakan baru 20 persen, ada kemungkinan nantinya, dilakukan pelepasan aset ke warga, akan tetapi tidak bisa langsung, melainkan ke Pemkot dulu hibahnya, baru setelah itu ke warga. 

‘’Makanya Pemkot perlu membentuk tim terpadu untuk mempermudah koordinasi tersebut. Saya, bersama anggota DPR RI Dapil Jambi lainnya, siap membantu bapak dan ibu semua,’’ tegas Fasha.

BACA JUGA: Dipimpin Kajati, Kejati Jambi Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat

Selain itu, Fasha juga menyebut, BPPRD Kota Jambi tidak perlu dulu menagih PBB yang masuk dalam zona merah karena dalam status quo. Termasuk rumah-rumah yang masih kredit di bank, ini juga harus diperjuangkan.

‘’Artinya, semua dihold dulu sampai masalah ini selesai,’’ pungkasnya. (pas)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com